Pendidikan Kewarganegaraan (Nilai-nilai Perjuangan Dalam Perumusan Pancasila) Tugas dari Bpk. Udin

Arti Pancasila
Istilah Pancasila diambil dari bahasa sansekerta yang terdiri dari dua kata, yaitu panca dan sila. Panca berarti lima, dan sila artinya dasar.Jadi Pancasila artinya lima dasar
Pancasila lahir pada tanggal 1 Juni 1945
Tiga orang tokoh perumus Pancasila yaitu Ir.Soekarna, Moh.Yamin dan Prof.Seopomo.
Istilah Pancasila pertama kali dikemukakan oleh Ir.Soekarno.
Yang dihasilkan oleh panitia sembilan adalah Piagam Jakarta/Jakarta Charter (yang sekarang menjadi pembukaan UUD 1945)
Panitia sembilan terdiri dari; Soekarno,Moh.Hatta,Moh.Yamin,Ahmad Soebarjo,A.A Maramis,Abdul Kahar Muzakir,K.H Wahid Hasyim,H.Agus Salim,dan Abikoesno Cokrosoejoso.
BPUPKI dibentuk pada tgl 1 Maret 1945 dengan ketuanya Dr.Radjiman Widiodiningrat. BPUPKI istilah Jepangnya Dokuritsu Zjunbi Tyoosakai.
PPKI dibentuk pada tgl 7 Agustus 1945 dengan ketuanya Ir.Soekarno.PPKI istilah Jepangnya Dokuritsu Zyunbi Inkai
Pancasila ditetapkan sebagai dasar negara pada tgl 18 Agustus 1945.

LAMBANG NEGARA
Bhinneka Tunggal Ika artinya walaupun berbeda-beda tetapi tetap satu.
Sila pertama lambangnya bintang
Sila kedua lambangnya rantai
Sila ketiga lambangnya pohon beringin
Sila keempat lambangnya kepala banteng
Sila kelima lambangnya padi dan kapas
Banyak bulu sayap 17
Banyak bulu ekor 8
Banyak bulu leher 45
Jadi jumlah bulu pada burung garuda melambangkan hari kemerdekaan RI yaitu 17-8-1945

PEMILU (PEMILIHAN UMUM)
Azas Pemilu kita LUBERJURDIL (Langsung Umum Bebas Rahasia Jujur dan Adil)
Pemilu diadakan setiap 5 tahun sekali.
Istilah Demokrasi berasal dari bahasa Yunani yang terdiri dari 2 kata,yaitu demos dan kratos.Demos artinya rakyat, kratos artinya pemerintahan.Jadi Demokrasi artinya pemerintahan dari,oleh dan untuk rakyat.
Pemilu pertama diadakan pada tahun 1955 untuk memilih anggota legislatif.
Pemilu yang telah dilaksanakan oleh Indonesia yaitu pada tahun 1955,1971,1977,1982,1987,1992,1997,1999,2004,2009.
Presiden RI yang pertama adalah Ir.Soekarno.
Lembaga penyelenggara PEMILU adalah KPU (Komisi Pemilihan Umum)

Lembaga-Lembaga Tinggi Negara

DPR yang dipilih langsung oleh rakyat melalui pemilu.Ada 3 fungsi DPR yaitu :
Legislasi (Pembentuk undang-undang)
Anggaran (menetapkan APBN)
Pengawasan (mengawasi jalannya pemerintahan)
● DPD yaitu lembaga yang mewakili daerah-daerah di Indonesia.Ada 3 tugas pokok DPD,yaitu
Mengajukan RUU kepada DPR
Memberi pertimbangan kepada DPR
Mengawasi pelaksanaan undang-undang yang berkaitan dengan pemerintah daerah.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN (tugas dari Dr. Trida)

A. PENDAHULUAN
Sekolah dasar merupakan salah satu organisasi pendidikan yang utama dalam jenjang pendidikan dasar. Dalam peraturan pemerintah Republik Indonesia nomor 28 tahun 1990 telah disebutkan bahwa pendidikan dasar bertujuan untuk memberikan bekal kemampuan dasar kepada peserta didik untuk mengembangkan kehidupannya sebagai pribadi, anggota masyarakat, warga negara, dan anggota umat manusia, serta mempersiapkan peserta didik untuk mengikuti pendidikan menengah.
Setiap guru yang akan memberikan materi pembelajaran tentulah tidak akan terlepas dari apa yang namanya model pembelajaran. Menentukan model pembelajaran merupakan langkah yang sangat penting bagi guru supaya dapat menghasilkan mutu pembelajaran yang kita harapkan, sebab menentukan model termasuk langkah perencanaan pembelajaran. Belajar tanpa model bagaikan sayur tanpa garam, sehingga pembelajaran terkesan tidak menarik dan membosankan, sehingga membuat peserta didik kemampuannya tidak berkembang dan tidak akan menghasilkan hasil yang memuaskan. Dengan menentukan model dalam pembelajaran berarti sudah menciptakan suasana proses belajar mengajar yang menyenangkan.
B. DASAR MENCIPTAKAN PBM YANG MENYENANGKAN
Guru merupakan orang yang paling berperan di dalam menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, siswa akan lebih semangat dan senang belajar jika gurunya dapat menunjukkan kemampuan di dalam menyampaikan materi ajarnya dengan menarik dan penuh model. Guru dituntut untuk lebih profesinal dalam merancang dan menyampaikan materi pelajaran pada peserta didik sesuai dengan keprofesionalannya. Hal ini sesuai dengan yang diharapkan pemerintah yang tertuang di dalam Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional serta Undang-Undang Nomor 14 tentang guru dan dosen, ditambah dengan PP 19 tahun 2005 tentang SNP (Standar Nasional Pendidikan).
Jika semua guru sudah menguasai berbagai model pembelajaran secara baik, maka tujuan pendidikan yang selama ini kita dambakan akan tercapai dengan baik pula, karena secara tudak langsung dengan cara memunculkan model-model pembelajaran yang beraneka macam akan semakin memantapkan para pserta didik untuk terus mengikuti pelajaran dengan penuh semangat dan gembira. Tidak akan ada lagi anak yang malas untuk sekolah karena jenuh dan bosan karena gurunya di dalam menyampaikan materi ajarnya tidak menarik minat peserta didik.

C. BELAJAR KREATIF
Donall J Treffinger berpendapat bahwa belajar kreatif adalah proses belajar yang mengupayakan proses belajar mengajar dibuat sekomunikatif mungkin sehingga situasi belajar menjadi menyenangkan. Dengan kreatifnya guru dalam menyampaikan materi ajar dengan model yang berpariatif yang sesuai dengan bahan yang disampaikan, membuat suasana belajar menjadi lebih hidup, kreatif serta semangat. Kemungkinan peserta didik akan terus dan terus menagih berkeinginan untuk belajar terus.
Dengan kekreatifan selaku seorang guru semakin mudah untuk merangsang siswa untuk lebih giat lagi belajar dan penuh warna. Kebosanan timbul pada anak untuk belajar karena guru kuang baik di dalam penyampaian materi pembelajaran. Untuk itu sebagai seorang guru yang selalu ada bersama peserta didik, carilah solusi-solusi baru untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan bagi seluruh peserta didik.
D. PENTINGNYA BELAJAR KREATIF.
Sebuah pertanyaan muncul, mengapa guru itu harus kreatif? Banyak hal yang dihasilkan dari kegiatan kreatif yang dimunculkan oleh guru yang efeknya langsung pada peserta didik.Berikut beberapa hal yang ditimbulkan oleh belajar kreatif:
a. Membantu peserta didik lebih berhasil guna jika kita tidak bersama mereka
b. Menciptakan kemungkinan untuk memecahkan masalah-masalah.
c. Menimbulkan akibat besar dalam kehidupan
d. Menimbulkan kepuasan dan kesenangan yang besar

E. APAKAH MODEL PEMBELAJARAN ITU
Model pembelajaran adalah bentuk pembelajaran yang tergambar dari awal sampai akhir yang disajikan secara khas oleh guru di kelas. Dalam model pembelajaran terdapat strategi pencapaian kompetensi peserta didik dengan pendekatan, metode, dan teknik pembelajaran . Guru perlu menguasai dan dapat menerapkan berbagai strategi pembelajaran yang meliputi pendekatan, metode, dan teknik pembelajaran secara spesifik .Penguasaan model pembelajaran akan mempengaruhi keberhasilan peserta didik dalam pembelajaran
F. ADAKAH MODEL PEMBELAJARAN YANG PALING EFEKTIF

( Drs. H.Muhamad Ali, Guru dalam Proses Belajar Mengajar )
 Tidak ada model pembelajaran yang paling efektif untuk semua mata pelajaran atau untuk semua materi
 Pemilihan model pembelajaran untuk diterapkan guru di dalam kelas mempertimbangkan beberapa hal:
1. tujuan pembelajaran
2. sifat materi pelajaran
3. ketersediaan fasilitas
4. kondisi peserta didik
5. alokasi waktu yang tersedia
G. CIRI MODEL PEMBELAJARAN YANG BAIK

● Adanya keterlibatan intelektual – emosional peserta didik melalui kegiatan mengalami, menganalisis, berbuat, dan pembentukan sikap
● Adanya keikutsertaan peserta didik secara aktif dan kreatif selama pelaksanaan model pembelajaran
● Guru bertindak sebagai fasilitator, koordinator, mediator dan motivator kegiatan belajar peserta didik
● Penggunaan berbagai metode, alat dan media pembelajaran

H. LANGKAH LANGKAH PENERAPAN MODEL

• Lakukan klasifikasi materi
• Identifikasi gaya belajar siswa
• Identifikasi waktu pbm
• Identifikasi sarana yang ada

TUGAS SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PENDIDIKAN (Tugas dari Bpk. Udin)

TUGAS POKOK GURU
 LANDASAN YURIDIS antara lain:
 UU RI Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas BAB XI tentang Pendidik dan Tenaga Kependidikan.
 UU RI Nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen
 PP 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan
 PP 74 Tahun 2008 tentang Guru
 Peraturan Menpan Tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka kreditnya No…..Tahun 2009
 PENGERTIAN
UU No. 20 Tahun 2003, psl 39 ayat (20): Pendidik merupakan tenaga Profesional yang bertugas merencanakan dan melaksanakan proses pembelajaran, menilai hasil pembelajaran, melakukan pembimbingan dan pelatihan,….
PP 74 tahun 2008: Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing,mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah

 KOMPETENSI DAN SERTIFIKASI: PP 74 Tahun 2008 Pasal 2 dan 3
Guru wajib memiliki Kualifikasi Akademik, kompetensi,Sertifikat Pendidik, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional.
 Kompetensi merupakan seperangkat pengetahuan, keterampilan,dan perilaku yang harus dimiliki, dihayati, dikuasai, dan diaktualisasikan oleh Guru dalam melaksanakan tugas keprofesionalan

 KOMPETENSI PEDAGOGIK
Kompetensi pedagogik merupakan kemampuan Guru dalam pengelolaan pembelajaran peserta didik yang sekurang -kurangnya meliputi:
a. pemahaman wawasan atau landasan kependidikan;
b. pemahaman terhadap peserta didik;
c. pengembangan kurikulum atau silabus;
d. perancangan pembelajaran;
e. pelaksanaan pembelajaran yang mendidik dan dialogis
f. pemanfaatan teknologi pembelajaran
g. evaluasi hasil belajar; dan
h.pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yangdimilikinya.

 KOMPETENSI KEPRIBADIAN
Kompetensi Kepribadian sekurang-kurangnya mencakup kepribadian yang
beriman dan bertakwa; berakhlak mulia; arif dan bijaksana; demokratis; mantap; berwibawa; stabil; dewasa; jujur; sportif; menjadi teladan bagi peserta didik dan masyarakat; secara obyektif mengevaluasi kinerja sendiri; dan mengembangkan diri secara mandiri dan berkelanjutan.

 KOMPETENSI SOSIAL
Kompetensi sosial merupakan kemampuan Guru sebagai bagian dari Masyarakat yang sekurang-kurangnya meliputi kompetensi untuk:
a. berkomunikasi lisan, tulis, dan/atau isyarat secara santun;
b. menggunakan teknologi komunikasi dan informasi secara fungsional;
c. bergaul secara efektif dengan peserta didik, sesama pendidik, tenaga kependidikan, pimpinan satuan pendidikan, orang tua atau wali peserta didik;
d. bergaul secara santun dengan masyarakat sekitar dengan mengindahkan norma serta sistem nilaiyang berlaku; dan
e. menerapkan prinsip persaudaraan sejati dan semangat kebersamaan.

 KOMPETENSI PROFESIONAL
Kompetensi profesional merupakan kemampuan Guru dalam menguasai pengetahuan bidang ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau seni dan budaya yang diampunya yang sekurang-kurangnya meliputi penguasaan:
a. materi pelajaran secara luas dan mendalam sesuai dengan standar isi program satuan pendidikan, mata pelajaran, dan/atau kelompok mata pelajaran yang akan diampu; dan
b. konsep dan metode disiplin keilmuan, teknologi, atau seni yang relevan, yang secara konseptual menaungi atau koheren dengan program satuan pendidikan, mata pelajaran, dan/atau kelompok mata pelajaran yang akan diampu.

 Pengembangan dan Peningkatan Kompetensi Guru psl 48 PP 74 Tahun 2008
(1) Dilakukan melalui sistem pembinaan dan pengembangan keprofesian Guru berkelanjutan yang dikaitkan dengan perolehan angka kredit jabatan fungsional.
(2) Kegiatan untuk memperoleh angka kredit jabatan fungsional diperoleh Guru sekurang-kurangnya melalui:
a. kegiatan kolektif Guru yang meningkatkan kompetensi dan/atau keprofesian Guru;
b. pendidikan dan pelatihan;
c. pemagangan;
d. publikasi ilmiah atas hasil penelitian atau gagasan inovatif
e. karya inovatif;
f. presentasi pada forum ilmiah;
g. publikasi buku teks pelajaran yang lolos penilaian oleh Badan Standar Nasional Pendidikan;
h. publikasi buku pengayaan;
i. publikasi buku pedoman Guru;
j. publikasi pengalaman lapangan pada pendidikan khusus dan/atau pendidikan layanan khusus; dan/atau
k. penghargaan atas prestasi atau dedikasi sebagai Guru yang diberikan oleh Pemerintah atau Pemerintah Daerah

 BEBAN KERJA (Psl 52 PP 74 Thn 2008)
(1) Beban kerja Guru mencakup kegiatan pokok:
a. merencanakan pembelajaran;
b. melaksanakan pembelajaran;
c. menilai hasil pembelajaran;
d. membimbing dan melatih peserta didik; dan
e. melaksanakan tugas tambahan yang melekat pada pelaksanaan kegiatan pokok sesuai dengan beban kerja Guru.

(2) Beban kerja Guru paling sedikit memenuhi 24 (dua puluh empat) jam tatap muka dan paling banyak 40 (empat puluh) jam tatap muka dalam 1 (satu) minggu pada satu atau lebih satuan pendidikan yang memiliki izin pendirian dari Pemerintah atau Pemerintah Daerah. Pemenuhan beban kerja paling sedikit 24 (dua puluh empat) jam tatap muka dan paling banyak 40 (empat puluh) jam tatap muka dalam 1 (satu) minggu dilaksanakan dengan ketentuan paling sedikit 6 (enam) jam tatap
muka dalam 1 (satu) minggu pada satuan pendidikan tempat tugasnya sebagai Guru tetap

 URAIAN TUGAS GURU MATA PELAJARAN/GURU KELAS
Merencanakan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran yang bermutu, menilai dan mengevaluasi hasil pembelajaran, membimbing dan melatih peserta didik, melaksanakan tugas tambahan.

 UNSUR DAN SUB UNSUR KEGIATAN GURU (DRAFT REVISI KEPMENPAN NOMOR 84/1993
1. Pendidikan,…..dst
2. Pembelajaran/bimbingan dan tugas tertentu, meliputi:
a. Proses pembelajaran
b. Proses bimbingan;
c. Melaksanakan tugas lain yang relevan dengan fungsi sekolah dan madrasah

3. Pembinaan dan pengembangan keprofesian berkelanjutan (CPD)
a. Kegiatan kolektif guru untuk meningkatkan kompetensi dan/atau profesional guru;
b. Pendidikan dan pelatihan
c. Pemagangan;
d. Publikasi ilmiah atas hasil penelitian atau gagasan inovatif;
e. Presentasi pada forum ilmiah
f. Publikasi buku teks pelajaran (penilaian BSNP)
g. Publikasi buku pengayaan
h. Publikasi buku pedoman guru
i. Publikasi pengalaman lapangan pa pendidikan khusus dan/atau pendidikan layanan khusus dan/atau
j. Penghargaan atas prestasi atau dedikasi sebagai guru yang diberikan oleh pemerintah atau pemerintah daerah

 Penunjang Tugas Guru:
a. Melaksanakan pengabdian pada masyarakat/kegiatan sosial kemasyarakatan;
b. Mendapat gelar yang tidak sesuai dengan bidang yang diampunya;
c. Penghargaan atas prestasi atau dedikasi sebagai guru yang diberikan oleh pemerintah atau pemerintah daerah, dan
d. Kegiatan pendukung lainnya.

Hello world!

Welcome to WordPress.com. After you read this, you should delete and write your own post, with a new title above. Or hit Add New on the left (of the admin dashboard) to start a fresh post.

Here are some suggestions for your first post.

  1. You can find new ideas for what to blog about by reading the Daily Post.
  2. Add PressThis to your browser. It creates a new blog post for you about any interesting  page you read on the web.
  3. Make some changes to this page, and then hit preview on the right. You can always preview any post or edit it before you share it to the world.