PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN (tugas dari Dr. Trida)

A. PENDAHULUAN
Sekolah dasar merupakan salah satu organisasi pendidikan yang utama dalam jenjang pendidikan dasar. Dalam peraturan pemerintah Republik Indonesia nomor 28 tahun 1990 telah disebutkan bahwa pendidikan dasar bertujuan untuk memberikan bekal kemampuan dasar kepada peserta didik untuk mengembangkan kehidupannya sebagai pribadi, anggota masyarakat, warga negara, dan anggota umat manusia, serta mempersiapkan peserta didik untuk mengikuti pendidikan menengah.
Setiap guru yang akan memberikan materi pembelajaran tentulah tidak akan terlepas dari apa yang namanya model pembelajaran. Menentukan model pembelajaran merupakan langkah yang sangat penting bagi guru supaya dapat menghasilkan mutu pembelajaran yang kita harapkan, sebab menentukan model termasuk langkah perencanaan pembelajaran. Belajar tanpa model bagaikan sayur tanpa garam, sehingga pembelajaran terkesan tidak menarik dan membosankan, sehingga membuat peserta didik kemampuannya tidak berkembang dan tidak akan menghasilkan hasil yang memuaskan. Dengan menentukan model dalam pembelajaran berarti sudah menciptakan suasana proses belajar mengajar yang menyenangkan.
B. DASAR MENCIPTAKAN PBM YANG MENYENANGKAN
Guru merupakan orang yang paling berperan di dalam menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, siswa akan lebih semangat dan senang belajar jika gurunya dapat menunjukkan kemampuan di dalam menyampaikan materi ajarnya dengan menarik dan penuh model. Guru dituntut untuk lebih profesinal dalam merancang dan menyampaikan materi pelajaran pada peserta didik sesuai dengan keprofesionalannya. Hal ini sesuai dengan yang diharapkan pemerintah yang tertuang di dalam Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional serta Undang-Undang Nomor 14 tentang guru dan dosen, ditambah dengan PP 19 tahun 2005 tentang SNP (Standar Nasional Pendidikan).
Jika semua guru sudah menguasai berbagai model pembelajaran secara baik, maka tujuan pendidikan yang selama ini kita dambakan akan tercapai dengan baik pula, karena secara tudak langsung dengan cara memunculkan model-model pembelajaran yang beraneka macam akan semakin memantapkan para pserta didik untuk terus mengikuti pelajaran dengan penuh semangat dan gembira. Tidak akan ada lagi anak yang malas untuk sekolah karena jenuh dan bosan karena gurunya di dalam menyampaikan materi ajarnya tidak menarik minat peserta didik.

C. BELAJAR KREATIF
Donall J Treffinger berpendapat bahwa belajar kreatif adalah proses belajar yang mengupayakan proses belajar mengajar dibuat sekomunikatif mungkin sehingga situasi belajar menjadi menyenangkan. Dengan kreatifnya guru dalam menyampaikan materi ajar dengan model yang berpariatif yang sesuai dengan bahan yang disampaikan, membuat suasana belajar menjadi lebih hidup, kreatif serta semangat. Kemungkinan peserta didik akan terus dan terus menagih berkeinginan untuk belajar terus.
Dengan kekreatifan selaku seorang guru semakin mudah untuk merangsang siswa untuk lebih giat lagi belajar dan penuh warna. Kebosanan timbul pada anak untuk belajar karena guru kuang baik di dalam penyampaian materi pembelajaran. Untuk itu sebagai seorang guru yang selalu ada bersama peserta didik, carilah solusi-solusi baru untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan bagi seluruh peserta didik.
D. PENTINGNYA BELAJAR KREATIF.
Sebuah pertanyaan muncul, mengapa guru itu harus kreatif? Banyak hal yang dihasilkan dari kegiatan kreatif yang dimunculkan oleh guru yang efeknya langsung pada peserta didik.Berikut beberapa hal yang ditimbulkan oleh belajar kreatif:
a. Membantu peserta didik lebih berhasil guna jika kita tidak bersama mereka
b. Menciptakan kemungkinan untuk memecahkan masalah-masalah.
c. Menimbulkan akibat besar dalam kehidupan
d. Menimbulkan kepuasan dan kesenangan yang besar

E. APAKAH MODEL PEMBELAJARAN ITU
Model pembelajaran adalah bentuk pembelajaran yang tergambar dari awal sampai akhir yang disajikan secara khas oleh guru di kelas. Dalam model pembelajaran terdapat strategi pencapaian kompetensi peserta didik dengan pendekatan, metode, dan teknik pembelajaran . Guru perlu menguasai dan dapat menerapkan berbagai strategi pembelajaran yang meliputi pendekatan, metode, dan teknik pembelajaran secara spesifik .Penguasaan model pembelajaran akan mempengaruhi keberhasilan peserta didik dalam pembelajaran
F. ADAKAH MODEL PEMBELAJARAN YANG PALING EFEKTIF

( Drs. H.Muhamad Ali, Guru dalam Proses Belajar Mengajar )
 Tidak ada model pembelajaran yang paling efektif untuk semua mata pelajaran atau untuk semua materi
 Pemilihan model pembelajaran untuk diterapkan guru di dalam kelas mempertimbangkan beberapa hal:
1. tujuan pembelajaran
2. sifat materi pelajaran
3. ketersediaan fasilitas
4. kondisi peserta didik
5. alokasi waktu yang tersedia
G. CIRI MODEL PEMBELAJARAN YANG BAIK

● Adanya keterlibatan intelektual – emosional peserta didik melalui kegiatan mengalami, menganalisis, berbuat, dan pembentukan sikap
● Adanya keikutsertaan peserta didik secara aktif dan kreatif selama pelaksanaan model pembelajaran
● Guru bertindak sebagai fasilitator, koordinator, mediator dan motivator kegiatan belajar peserta didik
● Penggunaan berbagai metode, alat dan media pembelajaran

H. LANGKAH LANGKAH PENERAPAN MODEL

• Lakukan klasifikasi materi
• Identifikasi gaya belajar siswa
• Identifikasi waktu pbm
• Identifikasi sarana yang ada

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s